Titik Balik

Inilah titik balik

Saat faring terlalu haus, dan kita ingin kembali

ke dasar sungai

yang airnya kalat

Kita hanya beku di tengah ketidakmengertian

Begitu enggan rasanya menadah ke lain harapan

Kita merindukan tidur yang nyenyak tanpa berisik TV

Kita mengerti gedung-gedung kian tinggi

Lalu awan, lalu hujan

Lalu kita tak mengerti lagi

Agustus 2011

(Radar Banjarmasin, Minggu, 9 Oktober 2011)

Iklan

8 pemikiran pada “Titik Balik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s