Sepenggal Kata

Senja kian tua. Getaran nafas kita, berteriak dalam kenaifan. Cinta memainkan lakonnya.
“Sudahlah, tak ada yang patut disalahkan, kita begitu berbeda dalam banyak hal, kecuali rindu yang belum kunjung habis.”
Atau hujan bergerombol membelai kulit wangimu, dan kedinginan terus mengintaimu.

(Banjarmasin Post, Minggu, 7 Agustus 2011)

Iklan

7 pemikiran pada “Sepenggal Kata

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s