Belajar Kebaikan dari Siapa Saja

Pagi ini aku datang ke kampus agak telat. Memang, masih belum terlambat, tapi parkir di depan kampus 2 STIKES MB (Muhammadiyah Banjarmasin) sudah penuh. Maka seperti biasa, aku pun memarkir Mio putihku di halaman bangunan yang berada tepat di samping kampusku: Gereja Eben Ezer!
Tak kusangka, sewaktu kecil dulu, aku yang seorang muslim dengan orang tua dan keluarga muslim, serta lingkungan yang Islam, selalu ngeri bila melihat bangunan dengan atap tinggi itu. Tapi sekarang, hampir tiap hari aku memarkir motor di sana, di halaman bangunan yang barangkali (hanya tebakanku saja) namanya diambil dari kata Ibnu Uzair=Anak Uzair.
Di kampus kami ini parkir gratis, termasuk parkir di halaman gereja itu. Seorang satpam gereja yang wajahnya sudah tak asing lagi bagi kami merapikan dan menjaga motor-motor di sana.
Biar pun aku sudah sering menaruh motorku di halaman Gereja Eben Ezer itu, tapi kali ini aku merasa agak lain, merasa ada yang baru kusadari. Saat melihat langsung satpam itu merapikan motor salah seorang mahasiswi yang tampak terburu-buru, ada satu kata yang tiba-tiba hinggap di benakku: kebaikan. Ya, kebaikan. Cuma itu kata yang paling tepat untuk menjelaskan semuanya. Aku tak tahu satpam itu beragama apa, namun yang jelas kampus kami adalah kampus Islam tulen, kampus milik Muhammadiyah.
Ah, andai antar umat beragama mau selalu berbagi kebaikan…

Iklan

20 pemikiran pada “Belajar Kebaikan dari Siapa Saja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s