Kuliah Itu Keren, Bung!

Sudah satu minggu ini aku menjalani masa kuliah. Hari ini kebetulan pulangnya cepat, haha… Memang begitulah di minggu-minggu pertama ini, jadwalnya masih rancu. Namun satu minggu itu sudah cukup membuatku mengerti perbedaan mendasar antara kuliah dan sekolah. Kalau sekolah, dari jam 8 pagi, teruuuuus…. sampai jam 1 siang, lalu pulang. Sudah. Sedangkan kuliah, khususnya di STIKES Muhammadiyah ini, masuk kadang jam 8 pagi, jam 10 pulang, nanti sore masuk lagi sampai jam 6. Atau bisa juga masuk jam 10, teruuus… sampai jam 1 siang, nanti sore masuk lagi, bahkan ada juga yang masuk malam. Yah, pokoknya seperti itulah. Bensin pun jadinya makin boros, apalagi–untuk saat ini– aku pakai motor matic (merk dirahasiakan!), dari Handil Bakti ke S.Parman. Borosnya minta ampun!
Hal lain yang berbeda dengan sekolah, ialah kursinya yang ada tempat buat nulis, tanpa pakai meja (tahu kan?), juga jumlah orang dalam satu kelas yang luar biasa buanyak, sehingga kelas tampaknya sesak sekali. Di kelasku sendiri ada 79 orang (karena namaku Zian maka aku berada di nomor absen ke 79, haha…), berbeda dengan di sekolah-sekolah yang paling cuma 40 orang, atau seperti di SD-ku dulu yang hanya 10 orang 😦
Tempat duduknya berganti-ganti, berebut lebih tepatnya, kalau cepat datang syukur karena bisa duduk di depan. Kalau lambat, ya terpaksa harus ‘maangkut’ kursi dari lokal lain.
Karena jumlah mahasiswa yang banyak, dosen pun (itu pun istilah yang juga berbeda dengan di sekolah) harus pakai mikrofon bila bicara biar semuanya mendengar.
Uniknya perguruan-perguruan tinggi yang berbasis kesehatan, mahasiswa(wi)nya pakai seragam, umumnya warna putih. Keuntungannya, aku jadi tak perlu punya banyak-banyak baju. Kalau bajunya bebas kan malu bila baju yang dipakai itu-itu aja?
Namun karena baju seragam kami belum juga selesai dibuat, terpaksa kami pakai pakaian layaknya salesmen, baju putih polos celana hitam licin. Sepatunya, sepatu pentopel. Menyedihkan…
Ah, tapi tetap saja kuliah itu menyenangkan. Waktu di pesantren dulu tak ada ceweknya, tapi sekarang… 😛
“Pabila ikam ke KAMPUS?”
Aih, kedengarannya pun keren bukan???

Iklan

15 pemikiran pada “Kuliah Itu Keren, Bung!

  1. semoga sukses,
    dan kuliah tidak sekedar hanya menikmati kata ‘keren’ toh.

    jujur, perkuliahan dengan jumlah mahasiswa di atas 20 orang terasa kurang efektif 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s