Ke mana kuliah?

“Ke mana kuliah (kalau lulus)?” adalah pertanyaan manis sekaligus pahit yang harus segera dituntaskan. Manis, karena itu berarti hari kebebasanku tak lama lagi akan dimulai. Pahit, karena aku paham betul dengan kondisi ekonomi kedua orangtuaku yang hanya pasangan guru SD di sebuah desa terpencil.
Aku mestinya harus sadar, bahwa keinginanku untuk kuliah di UNIKOM memang hanya sebatas keinginan, mengingat betapa besarnya ongkos yang harus dikeluarkan. Selain itu, di Bandung tidak ada satu orang pun yang kukenal, yang berarti akan menjadi masalah di hari pertama kedatanganku ke sana nanti. Aku juga ragu apakah bisa lulus tes masuknya. Bila tidak, artinya aku harus pulang dengan hasil nol dan biaya banyak yang terbuang percuma.
Ah, aku jadi semakin pesimis.

Iklan

14 pemikiran pada “Ke mana kuliah?

  1. yang penting dijalani dulu mas. atau mungkin bisa mencari beasiswa dari perusahaan yang sudah bekerja sama sama unikom. atau tanya kenalan2 yang mau jadi sponsor? buat lulus apa nggaknya: “ya mesti belajar aja dan berdoa.” motivasi mesti dari dalam diri sendiri untuk mencapai impian.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s