Awal Tahun, Semakin Sengsara

merenung
Banyak sekali cara Tuhan dalam memberikan pelajaran kepada hamba-Nya. Termasuk dengan menurunkan berbagai cobaan, supaya mereka mengerti, bahwa hanya Dia-lah yang kuasa atas segala sesuatu, hanya Dia yang tahu apa yang akan terjadi nanti, hanya Dia yang boleh sombong. Apa yang bisa disombongkan manusia?
Dengan berbagai cobaan pulalah Tuhan seolah mengajakku berdialog. Memintaku untuk merenungkan apa yang harus dan tidak harus kulakukan. Apa yang harus kukejar dan apa yang harus kutinggalkan. Memintaku menyadari, bahwa banyak kesalahan yang telah kulakukan. Juga sekaligus menguatkanku, agar terus mempertahankan kejujuran.
Akhir-akhir ini aku memang banyak sekali mendapati kenyataan-kenyataan pahit. Dimulai dari hancurnya blogku, nilai rapot yang sangat buruk, keuanganku yang kacau balau, seseorang yang telah pergi, serta banyak lagi hal-hal lain yang membuat hatiku kelu, juga ngilu.
Selain itu, UN tinggal dua bulan, sementara aku belum mempersiapkannya sama sekali. Mungkinkah 6 mata pelajaran ditambah 5 pelajaran PAI mampu kukuasai hanya dalam 2 bulan?! Ah, kepalaku tambah pusing saja.
Sudahlah, semakin panjang, postingan ini semakin tidak karuan.

Iklan

19 pemikiran pada “Awal Tahun, Semakin Sengsara

  1. Man Shabara Zhafira, siapa yang bersabar akan beruntung
    jangan risaukan penderitaan hari ini, jalani dengan semangat dan optimis menjadi manusia yang telah menemukan misinya dalam hidup

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s