Palangkaraya, Kenyataan Tak Terduga (Part 2)

Malam Jum’at
Aku dan Aya Acara Inti tiba di kota Palangkaraya. Tidak banyak yang bisa dinikmati saat malam tersebut,karena lampu jalan di kota ini mati. Gelap. Kami menginap di rumah anak buah kami yang bernama M. Noor, sebuah rumah yang sangat mewah.
Rumah itu terletak dekat Mesjid raya Nurul Islam, yang kata M. Noor merupakan Mesjid nomor satu di Palangka.
Hari Jum’at
Aku keliling-keliling kota ini. Berbeda dengan Banjarmasin,kota cantik ini tampak lebih sepi. Sampai sekarang, belum ada yang membuatku tertarik, kecuali sebuah warnet yang kumanfaatkan untuk menumpahkan rindu dengan blogku ini, karena sudah lama sekali rasanya tidak bersua.
Hari Sabtu
Aku dan Aya Acara Inti ke rumah acilnya Aya. Rencananya, jam 10 nanti kami akan pulang menggunakan bus. Aku menolak tawaran Ayah M.Noor untuk pulang menggunakan taksi Kijang bersama anaknya.

Iklan

11 pemikiran pada “Palangkaraya, Kenyataan Tak Terduga (Part 2)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s