Aku Pun Turut Merdeka

Rasanya sudah lama sekali aku tidak memposting. Kau tentu tahu kenapa, ya, aku sulit sekali keluar pondok (untuk ke warnet). Selain itu, uangku sudah teriak-teriak minta jangan dipakai lagi. Warnet-warnet di Kalsel tak semurah di Jakarta.
Sekarang kenapa aku jadi bisa memposting lagi ialah karena mulai hari ini pesantrenku libur, libur Ramadhan. Aku pun pulang ke kampungku.

Sebenarnya banyak yang ingin kuceritakan, terutama tentang perjuanganku memajukan FPP (Forum Pena Pesantren), sebuah organisasi kepenulisan Pondok Pesantren Al Falah Putera yang aku sendiri pendirinya. Namun entah mengapa, aku sulit sekali menceritakannya. Aku cuma ingin menyimpannya dalam kepala. Tak perlu orang lain tahu cerita-cerita luar biasa itu.

Iklan

26 pemikiran pada “Aku Pun Turut Merdeka

  1. Kanapa jadi kada bakisah? Anku handak mandangar nah….!
    Hehe… sory guy aku pulang duluan tadi. Soal cerpen tenang, nanti ku kirim ke email-kamu. Tapi alamatnya apa?

  2. Wah, di Kalimantan ya bang.. I’m coming soon.. (kalo jadi proyekku) he..he.. Salam kenal dulu donk.. Hemat-hemat uang ga pa-pa koq. Ynag penting bisa posting sebulan sekali.

    Dirgahayu Republik Indonesia. Jaya di Udara, Jaya di Darat, Jaya di Air. Merdeka..!!?? Tanya Kenapa..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s