Maling Itu Akhirnya…


Malam kamis yang lalu, Mushalla heboh. Pasalnya, Tohir, ketua IKPPF (OSIS) menggiring seorang santri yang hanya mengenakan sarung ke tengah-tengah Mushalla. Pengajian surah Yasin pun terpaksa dihentikan. Tohir megambil mic.

Ni nah buhannya, maling yang kita cari 3 bulan nih… Dahulu inya pernah jua sudah kedapatan kami mancuntan, terus inya basumpah kada lagi mancuntan, lawan menggantii duit yang dicuntannya. Sakalinya kada digantiinya, malah mancuntan lagi!!!” Jelas Tohir berapi-api. Baru kali ini kulihat dia marah-marah seperti ini.
Para staf IKPPF bergantian memukuli maling yang ternyata baru kelas 2 tsanawiyah itu. Bayangkan kawan, baru kelas 2 tsanawiayah!
Staf IKPPF yang lain berdiri menyaksikan dari jendela-jendela Mushalla yang sudah tidak punya daun lagi. Sementara itu teman-teman kelas 2 aliyah yang ada di emperan terpaksa berdiri demi melihat bagaimana wajah si maling tersebut.
Tohir kembali melanjutkan, “Asal buhan ikam tahu haja, kawannya seasrama tu dahulu sampai ampih sekolah di sini, karna inya kada tahan lagi kana tuduh tarus. Ada inya yang bujuran maling nih santai-santai haja, kada suah dicurigai…
Banyak lagi yang Tohir umumkan malam itu, termasuk uang-uang yang pernah dicurinya yang kalu ditotal mencapai 5 juta lebih! 5 juta lebih, kawan! Hadiah domain + file hosting yang kumenangkan beberapa minggu yang lalu tidak ada apa-apanya bila dibanding dengan uang yang berhasil dikumpulkannya dari lemari ke lemari lain itu! (Tapi ingat, jangan sekali-kali kau bandingkan dengan milyaran rupiah yang diraup oleh para wakil rakyat tanpa rasa malu yang membuat Indonesia kita ini tak pernah bisa maju sampai sekarang!)
Nah, karenanya, sadarlah kawan! Selihai-lihainya kau menutupi kejahatan pasti akan terungkap juga akhirnya, dan kau pun lalu punya kisah suram nan memilukan yang tak mungkin bisa kau lupa sampai mati.
Setelah puas menerima pukulan, siraman, hinaan, makian, dsb, nasib maling sialan itu selanjutnya berakhir dengan diikat di tiang listrik! Di tubuh hitamnya yang tak terbungkus baju itu ditulisi besar-besar dengan cat putih: AKU MALING
Sungguh tragis!

Iklan

7 pemikiran pada “Maling Itu Akhirnya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s