Tarian Pedih

Hembusan angin

Telah mengapung di sungai hati

Dan melarutkannya ke sedih tak berujung

Haruskah kunyalakan apa

Untuk sekedar melihat tarianmu

Yang melagukan pedih

Angin masih berhembus

Hujan masih runtuh

Karena meihatmu ada;ah mati

Sungguh sulit bila aku terpana

Di atas runtuhan hati yang kian berserakan

Mengingatmu sungguh terlalu naif

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s