Jalan Pulang

Mencakar damai, menyusur kabut;

di sana bersarang mimpi beserta sayap-sayapnya

Terkulai, mengendap, menyublim

Dalam tidur yang sama, dijumpa lagi peradaban beserta langitnya

Dan tanah yang membatu

Di matamu, sebuah sumur dengan kedalaman yang berkilau

Meretas pergumulan panjang, menanak keheningan paragrafmu

Telah usai narasi beku

Menjadi elegi musim kemarau

Menjadi jalan setapak panjang untuk aku pulang

Puntik Dalam, September 2011

(Radar Banjarmasin, Minggu, 9 Oktober 2011)

2 Respon untuk Jalan Pulang

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s